dHiRa's posts with tag: bicara cinta
 Hwaaaa…………….barusan dengar lagu ini pas lagi ngutek-ngutek nyari I-Ring baru buat gantiin I-Ring q yg sekarang. Pas denger lagu ini ampuuunn…….langsung d ga pakai pilih-pilih lagi langsung set ulang I Ring q jadi lagu ini. Nha, tadi coba nanya sama Oom Gugel kira-kira punya lagu ini ga, tapi ga dapet soalnya lagunya udah lama (ini kata Mas Eyiq). Temans..........ada yang punya lagu ini ga.......??? aq mau dunks......masa aq harus nelpon HP ndiri sey klo mau dengerin lagunya...... Sampai Kapan - Maliq n dEssentials
menantikanmu dalam jiwaku sabarku menunggu berharap sendiri aku mencoba merindukan bayanganmu karena hanyalah bayanganmu yang ada
hangat mentari dan terangnya rembulan mengiringi hari-hariku yang tetap tanpa kehadiranmu indahnya pelangi yang terbit kala sinar matamu menembus relung hatiku
pantaskah diriku ingin mengharapkan suatu yang lebih dari hanya sekedar perhatian dari dirimu yang kau anggap biasa saja
atau mestikah ku simpan dalam diri lalu kuendapkan rasa ini terus selama-lamanya
diriku cinta dirimu dan hanya itulah satu yang aku tak jujur kepadamu kuingin engkau mengerti mungkinkah engkau sadari cinta yang ada di hatiku tanpa sepatah katapun ku ucapkan padamu
oh sayang dapatkah aku memanggilmu sayang
sampai kapan akupun tak sanggup tuk pastikan kudapat memendam seluruh rasa ini
dengarlah jeritan hatiku untukmu oh dan aku ingin engkau mengerti apa yang dihatiku sanubariku kita kan berdua selamanya *Jakarta, 11 Juni 2008.
Sebenarnya ini cuma obrolan biasa, tapi hal yang biasa ini tetap jadi hal yg istimewa buat aq . Jadi klo ada yg merasa ini ga penting atau malah buat bingung jangan marah ya... , karena hal-hal simple kaya gini lah yang selalu ngangenin… A (aku) : aku tadi naik bis berdiri di pintu…… B (bapak): bukannya naik taksi aja..... A : pasang senyum selebar mungkin...maksudnya ngeles supaya ga dibahas lagi B : aq udah lama banget ga naik bis, klo mikrolet kadang-kadang masih naik tapi kayaknya udah lama juga Obrolan dilanjutkan seputar bis dan mikrolet..... A : kalau bajaj gimana.......? B : kayaknya udah lama juga d....pernah sey naik yg model baru itu....setahun-dua tahun yg lalu kayaknya.... A : ooo....kancil...? hwwaaa...aq malah ga pernah naik kancil....klo bemo...? terakhir naik kapan...? B : ..udah lama banget...jaman masih di rawamangun“sensor” A : hhhhmmmm...aq jadi pengen naik kancil B : aq pengen naik A 380 A : A 380...? ...sambil coba mengingat-ingat itu bis jurusan mana... B : iyaa…...A 380…..Airbuss A 380 (tetep dengan ekspresi datar) A : GUBRAGGGG.....(spontan ketawa...n speechless) B : lha..kok kamu malah ketawa... A : Ampun d………orang lagi ngomongin bis, mikrolet, bajaj, dan bemo.....larinya kok ke Airbuss.... Hhhhhh....sebuah pembicaraan yang ga penting tapi selalu penting buat aq.... Banyak hal yang kadang seperti bumi dan langit antara aq sama dy, tpi beda itu justru buat perjalanan kami ini semakin berwarna. Karena beda itu justru semakin membuat kami saling melengkapi *Jakarta, 3 Juni 2008, aq yang lagi kangen dari kemarin
 Lagi-lagi sebuah cerita tentang dia. Entah kenapa aq tak bosan-bosannya bercerita tentang dia, mungkin karena dirinya memang selalu berputar-putar di dalam benakku, mungkin juga karena sosoknya tak pernah beranjak dari hatiku. Beberapa waktu lalu hatiku galau, berhari-hari ku dikejar ketakutan jika suatu saat ia beranjak pergi. Padahal hubungan kami semakin baik, semakin dekat, dan perhatiannya padaku semakin dapat kurasakan. Semua hal yang kami jalani benar-benar nyata, walau kalimat ajaib itu memang belum juga terucapkan. Kecurigaanku akan beberapa hal seakan membunyikan alarm di gendang telingaku. Selama ini, berbagai tanya memang kadang muncul di benakku. Tapi beberapa waktu lalu semua pertanyaan itu berubah menjadi kecurigaan, asumsi-asumsi buruk itu tiba-tiba terasa merupakan sebuah kenyataan. Tapi akhirnya aku lelah sendiri, terlebih setelah seorang kawan mengingatkan bahwa rasa curiga itu bisa berubah menjadi racun. Aku tak mau, aku tidak mau teracuni oleh kecurigaanku sendiri, aku juga tak mau ia tersakiti oleh racun kecurigaanku. Saat ini, akhirnya kudapat menenangkan diri, menenangkan hati. Setelah kumerenungkan semuanya, merenungkan perjalanan kami selama ini, aku meyakinkan diri akan menjalani ini dengan kesabaran dan keikhlasan. Aku akan memulai semua langkah itu dari diriku. Aku akan tetap menyayanginya dengan ketulusan hati. Aku akan tetap mencintainya dengan ketulusan jiwa. Aku tak akan menyembunyikan rasa dihatiku dihadapannya lagi. Dan jika memang ia yang terbaik bagiku dan aku yang terbaik baginya. Allah pasti akan membukakan jalan terbaik bagi kami. Aku tak menafikkan jika hatiku pasti akan sangat sakit jika kenyataannya tak sesuai harapanku. Tapi aku tak mau berada dalam ketakutan akan sesuatu hal yang belum terjadi. Walaupun aku tetap harus menyiapkan diri dengan kemungkinan terburuk itu. Sist, terimakasih karena kau selalu ada, disaat mataku berbinar karenanya ataupun mataku kelabu karena rinduku padanya. Sist, terimakasih karena kau selalu setia membunyikan alarm itu. Kutahu itu semua karena kasih dan sayangmu padaku. *Jakarta, 27 Maret 2008. ** Pic : disinilah semua rasa itu terpercikkan kembali...dan membangunkanku dari tidur...
Semalam ga kuat menahan kangen yang sudah berhari-hari ini…akhirnya memberanikan diri untuk sms....;p (walaupun tetap ga berani bilang klo aq kangen dia). Akhirnya pagi-pagi pas sampe kantor aq dengar ring tone kesayangan itu , langsung d angkat telepon dengan senyum ceriaaaa bangett..... > Pststst........cuma mau bilang klo seandainya ada kloningannya aq tetap mau yang aslinya aja...biarin kloningannya yg riweh sama urusan lainnya dan kerjaan... Huhuuhu.....MISS U LOTS.....kalo bisa dah pengen unyeng-unyeng tapi nti takut kualat Janji ya...benaran telepon lagi nanti dan jadi main benaran *Jakarta, 21 Februari, aq yang lagi centil... ;p
Rindu ini kembali menggelegak… Terlalu lama rindu ini tersimpan…tanpa bisa q buat berhenti... Ingin rasanya aq teriak.. betapa aq ingin bersamanya saat ini... Aq tau, seringkali kisah ini terasa tak mungkin... Kisah yang terus naik turun dan belum tentu kemana akan berujung... Tapi kenapa bayang dia tetap di hati...? Kenapa semua kenangan tentangnya tetap terlintas setiap hari...? Dan kenapa aq tetap memiliki keyakinan kalau akhir dari kisah ini akan menjadi sebuah awal bagi kami...? Hhhhh...entahlah...sebuah kegilaan karena rasa...? Hingga kadang diri ini menjadi buta...? Mungkin iya..dan semoga tidak.. Dan yang aq tau pasti hanya satu...bahwa saat ini aq sungguh merindukannya... Aq rindu tatapannya ketika menjalani hari bersama... Aq rindu suaranya ketika kami bercerita mengenai banyak hal... Aq rindu tawanya ketika ia melihat wajah q bersemu merah karena ucapannya... Aq rindu candanya yang selalu membuat q tertawa lepas... Aq rindu dering telepon q yang selalu membuat q melonjak ketika ia menelpon q... Aq rindu sentuhan hangatnya ketika ia menarik q dalam rengkuhannya... Aq rindu berada di sampingnya saat kami mengelilingi kota seharian... Aq rindu berada di hadapannya ketika kami makan bersama... Aq sungguh rindu semua hal yang telah kami alami selama ini... Waktu yang tercipta cukup lama untuk mengukirkan semua kenangan itu... Kenangan yang membuat hari-hari q selalu diisi cerita mengenai dirinya... Walau q tau kadang terdengar melelahkan untukmu kawan... *Jakarta, 8 Februari 2008, lagi-lagi sebuah cerita mengenai dirinya, cerita yang kadang bahkan melelahkan orang-orang sekitar q karena tak jua terpetakan...
Kemarin.....aq takut...aq galau... Aq takut hati q membeku... Aq galau jika hati q membatu... Aq takut aq tak lagi menjadi diri q... Kemarin mata ini terasa kering... Ia tak bisa menangis... Disaat seharusnya aq menangis... Aq bingung... Seakan tak lagi mengenali diri q... Aq tak pernah begitu... Berbagai tanya bermunculan di benak q... Apa air mata ini benar-benar telah kering...? Apakah semua tangisan itu telah menghabiskan air mata q...? Apakah hati q telah membeku…membatu…? Membeku karena ia terlalu lelah… Lelah melawan nurani dan logika... Membatu karena banyaknya luka yg tertorehkan... Tertorehkan oleh segala ucapan dan bentakan… Semalam akhirnya ia menangis… Ya…mata ini ternyata tak kering… Hati ini ternyata tak beku… Air mata itu telah mencairkannya… Ia menangis hanya karena sebuah hal sederhana… Sebuah ucapan yang diberikan dengan sebuah kelembutan... Hati q tercenung...kalimat sederhana itu membangunkan rasa... Rasa yang ternyata tak mati.. Rasa yang ternyata masih terselip di sudut hati… Tapi aq menyadari…rasa ini sudah tak sekuat dulu… Rasa ini tak lagi bisa menguatkan hati untuk berperang dengan nurani dan logika... Nurani dan logika tetap menang... Walau rasa ini tetap terselip di sudut hati dan tak mati... Dan aq..tetap menjadi diri q... Diri q dengan hatinya yang tak lagi membeku... Kesedihan dan air mata q semalam telah mencairkannya kembali... *Jakarta, 13 Desember 2007. Aq diantara rintik hujan dan pelangi..... Dan kini q ingin kau tau... Semua keindahan itu akan selalu membuat q tersenyum.... Dan segala kesedihan itu...telah membuat q mengerti diri q....
Hati, nurani dan logika ini akhirnya sejalan…. Tidak lagi berseberangan.... Tidak lagi bertentangan.... Ketika Nurani mengatakan tidak.... Rasa di dalam hati q tetap menutupi logika.... Ketika logika ini juga mulai mengatakan tidak.... Hati ini masih terlalu berat untuk mendengarkannya.... Tapi akhirnya ia tersadarkan.... Rasa itu telah kalah.... Tersadarkan oleh nurani dan logika.... *Jakarta, 11 Desember 2007 ditengah mendung udara sore. ini....
Ketika Ketika hati dan fikiran tak lagi sejalan Ketika nurani dan akal semakin berseberangan Ketika dia yang menjadi penyangga justru membuat diri semakin terpuruk Ketika rasa semakin kuat namun diri semakin ingin berlari Ketika diri tak lagi mampu membedakan suara hati, nurani atau akal Kuharus menyelam ke dalam diri agar dapat mengenalinya kembali *Jakarta, 23 November 2007
Rasa ini begitu kuat……………semakin kuat hingga dadaku sesak………… Rasa ini tak salah……hanya waktunya terasa tak lagi tepat…… Kenapa harus sekarang….. Ataukah memang sekarang…. Tepatkah ini semua…… Atau hanya kembali menjadi asa…… Dimanakah sesungguhnya kuharus berpijak…. Kakiku bahkan tak lagi terasa menjejak…. Akankah ia menarikku… Akankah ia membantuku untuk kembali menapak….. *Jakarta, 29 Oktober 2007.
Tiba-tiba aja..perasaan q ga enak......mau nangis tapi ga tau sebabnya apa....hanya rasa jenuh yg tiba-tiba datang....rasa lelah...rasa yang tak pasti.... Rasanya mau lari....tapi aq ga tau harus lari kemana...dan untuk apa... Seharusnya saat ini aq merasa bahagia...tapi kenapa justru rasa takut dan ragu yang datang...??? Entah...jika bisa..aq ingin benar-benar menangis saat ini...agar bisa meluapkan rasa yg membuncah dalam hati dan fikiran ini...rasa yg masih tak dapat terdefinisi... tpi, mata q hanya terasa panas tanpa bisa mengeluarkan air mata...hingga akhirnya dada ini semakin terasa sesak... Jakarta, 10 Agustus 2007
Wuaduhh.......perasaan aq pagi ini kok dag dig dug gini yah.......??? Kayanya sey tau ini karena apa………. Tapi…….apa aq yakin mau coba lagi……..???sementara aq tau kalau aq teruskan akan sampai pada pertanyaan seperti apa……sebuah pertanyaan yang membutuhkan pertimbangan panjang sebelum memutuskan… Nha…masalahnya aq lom punya bayangan akan bisa menjalaninya sama ‘dia’….. Satu-satunya orang yang bisa aq bayangkan untuk menjalaninya hanya ‘Bapak’ itu...bahkan ia lah yang membuat aq bisa berfikir mengenai hal itu… Agak surprise juga sey….soalnya cukup lama aq terpaku hanya kepada ‘Bapak’ itu, Entahlah….mungkin karena hubungan kami yang semakin terasa sulit….karena diri q yang sudah mulai lelah berjalan sendiri…. Dan…di sisi lain aq ga tau..apakah hal yg aq rasain ini hanya bersifat sementara atau akan bisa bertahan…hingga akhirnya aq siap menjawab jika ‘dia’ menanyakan hal itu pada q…entahlah… Aq takut….kalau aq salah mengenali perasaan aq, akhirnya akan menyakiti hati yg lain…satu hal yg selalu aq hindari… *sebuah catatan di pagi ini, Jakarta 7 Agustus 2007
Pagi tadi aq baru aja buka Friendster q setelah beberapa waktu ga cek-cek... Alhamdulillah aq buka FS-nya hari ini, hingga aq masih punya kesempatan untuk baca bullboard dari "dia", seseorang dari masa lalu aq..........yang mengumumkan kalau dia akan tutup FSnya per Jum'at besok. Ya...aq tau...dia hanyalah sebuah masa yang sudah lewat....dan masing-masing dari kita sudah menjalani hidup kita masing-masing, dan seperti jg aq diapun sepertinya sudah menemukan seseorang untuk dirinya...... Tapi kenapa ya....aq kok merasa sesak dan sedih pas baca announce dari dia tadi.......... salah ga sih klo aq tetap mengenang dia......karena apa yang sudah lewat itu tetap tersimpan d dalam hati aq.... dan boleh ga sih klo aq tetap berharap bisa terus keep in touch sama dia.......sebagai teman, sebagai seorang adik yang menginginkan perlindungan dan perhatian dari kakaknya...... moga aja kita masih bisa terus keep in touch....dan dia menemukan jalan nya yang terbaik...... " sebuah persembahan untuk A'a.....sadhana.... "
Sebenarnya sudah kesekian kali aq membaca tulisan ini, kutipan ini dikirim oleh seorang teman. Sejak awal kutipan ini tetap menjadi satu catatan khusus untuk q sampai saat ini. Dan mungkin akan menjadi catatan bagi yg lain.... luv......dh........ CINTA ITU TAK TERLIHAT Diambil dari Novel Pakistan, Judul: "Cinta Yang Terlambat" Penulis: Dr. Ikram Abidi.
Kenapa kita menutup mata kita ketika kita tidur? ketika kita menangis? ketika kita membayangkan ? itu karena hal terindah di dunia ini tidak terlihat...
Ketika kita menemukan seseorang yang keunikannya SEJALAN dengan kita... kita bergabung dengannya dan jatuh ke dalam suatu keindahan yang serupa yang dinamakan CINTA
Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan Orang-orang yang tidak ingin kita tinggalkan.... tapi ingatlah.......melepaskan BUKAN akhir dari dunia, Melainkan awal kehidupan baru
Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis, mereka yang telah mencari.....dan mereka yang telah mencoba Karena MEREKALAH yang bisa menghargai betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka.....
CINTA yang AGUNG? adalah ketika kamu menitikkan air mata dan MASIH peduli terhadapnya... adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu MASIH menunggunya dengan setia adalah ketika dia mulai mencintai yang lain dan kamu MASIH bisa tersenyum sembari berkata 'Aku turut berbahagia untukmu'
Apabila cinta tidak berhasil....BEBASKAN dirimu Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya dan terbang ke alam bebas LAGI
Ingatlah.... bahwa kamu mungkin menemukan cinta dan kehilangannya... tapi ketika cinta itu mati, kamu tidak perlu mati bersamanya....
Orang terkuat BUKAN mereka yang selalu menang, MELAINKAN mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh
Entah bagaimana dalam perjalanan kehidupan, Kamu belajar tentang dirimu sendiri dan menyadari Bahwa penyesalan tidak seharusnya ada HANYALAH penghargaan abadi atas pilihan-pilihan kehidupan yang telah kau buat
TEMAN SEJATI... mengerti ketika kamu berkata 'aku lupa....' menunggu selamanya ketika kamu berkata 'tunggu sebentar' tetap tinggal ketika kamu berkata 'tinggalkan aku sendiri' membuka pintu meski kamu belum mengetuk dan berkata 'bolehkah saya masuk?'
MENCINTAI..... Bukanlah bagaimana kamu melupakan, Melainkan bagaimana kamu memaafkan Bukanlah bagaimana kamu mendengarkan, melainkan bagaimana kamu mengerti Bukanlah apa yang kamu lihat, melainkan apa yang kamu rasakan Bukanlah bagaimana kamu melepaskan, melainkan bagaimana kamu bertahan
Lebih berbahaya mencucurkan air mata dalam hati dibandingkan menangis tersedu-sedu Air mata yang keluar dapat dihapus, sementara air mata yang tersembunyi menggoreskan luka yang tidak akan pernah hilang....
Dalam urusan cinta, kita SANGAT JARANG menang..... tapi ketika cinta itu TULUS, meskipun kalah, kita tetap MENANG hanya karena kamu berbahagia........ dapat mencintai seseorang...... LEBIH dari kamu mencintai dirimu sendiri.....
Akan tiba saatnya dimana kita harus berhenti mencintai seseorang BUKAN karena orang itu berhenti mencintai kita, MELAINKAN karena kita menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya
Kadang kala, orang yang kamu cintai adalah orang yang PALING menyakiti hatimu dan kadang kala, teman yang menangis bersamamu adalah cinta yang tidak kamu sadari :::::untuk orang-orang selalu ada hatiku.....(Bunda, Papa, Abang, Mba, Salsa, Ma sist, ma Friends, dan cinta yg pernah singgah di hati q)::::: 
| |