Aku Langit dan Bumi yang Kupijak

dHiRa's posts with tag: esmosi

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag esmosi
Blog Entry..miris..Jun 4, '08 7:41 AM
for everyone

 

 

Ketika alasan yang benar diwujudkan dengan cara yang salah  

Kehancuran justru lebih cepat datang...karena kita cenderung melihat cara bukan alasan dari sebuah kejadian / tindakan...

Semoga besok, alasan yang benar diwujudkan dengan cara yang juga benar

 

 

 


Blog Entry..pulang naik apa malam ini..May 26, '08 1:17 AM
for everyone

 

Ga tau ini namanya imbauan, respon atau unek-unek aja.....

Tapi aq hanya mau bilang, tolong donk klo mau demo ga usah maksa-maksa gitu, ga usah memaksa orang untuk ikutan.

 

Yang namanya demokrasi bukannya semua orang harus ikutan berdemo. Tapi setiap orang berhak membuat pilihan sendiri, selama sesuai dengan norma dan tidak merugikan diri sendiri, orang lain ataupun masyarakat sekitarnya.

Tidak, saya bukannya tidak setuju dengan demo-demo yang terjadi saat ini, tapi ada demo yang saya dukung ada juga yang malah bikin sewot.

Demo angkutan umum yang memaksa supir angkutan umum lainnya untuk ikut serta dan memaksa penumpangnya turun kok rasanya tak punya hati ya...dan benar-benar bikin sewot,

 

 

update info 17: 26

 

klo lihat foto-foto ini bukannya hanya sewot...tapi juga serem untuk pulang...T__T

 

 

 

*Jakarta, 26 Mei 2008

 


Blog Entryjangan mau dibuat pusing.... ;pMay 13, '08 1:07 AM
for everyone

cuma gregetan aja........

 

hadduh....hoax kaya gini kok ya di bawa pusing...

 

 

 


Blog EntryKemana Perginya Hati Nurani...???Mar 2, '08 11:28 PM
for everyone

Hati ini tambah miris setelah membaca berita ini selama beberapa hari belakangan ini.

 

Setelah ini, apa iya kita masih pantas menutup mata? selain kasus ini, banyak kejadian serupa yang terjadi bahkan mungkin tidak jauh dari jangkauan kita

 

Lebih sedih lagi, karena sepertinya pihak-pihak yang seharusnya menjadi panutan justru tidak bertindak apa-apa. Bahkan terkesan tidak perduli. Mau berapa banyak lagi korban berjatuhan agar bisa membangunkan hati nurani mereka...????

 

Apa pantas seorang pemimpin meminta rakyatnya untuk beradaptasi dengan kondisi yang makin menggila? Rasanya saya mau teriak di telinganya agar dia saja yang beradaptasi merasakan kepedihan rakyat !!! Kemana sey kepekaannya…? Jangan – jangan memang tak pernah ada…!?!?!

 

 

Salah satu contoh lagi, saat ramai pembicaraan mengenai rencana kenaikan harga beban listrik, dengan seenaknya pemimpin itu membandingkan harga beban listrik dengan harga di negara lain, rasanya kok saya mau mengingatkan dia tentang pendapatan sebagian besar rakyat yang JAUH lebih kecil daripada negara-negara itu !!! Dan pelayanannyapun jauh lebih baik

 

Ahhh rasanya sakit, sedih, marah, semuanya jadi satu…

 

 

Semoga saja hati ini tidak ikut tertutup, semoga saja kepekaan itu tidak hilang, semoga saja diberi jalan agar dapat berbuat sesuatu yang lebih baik dan bermanfaat untuk orang lain…

 

 

*Jakarta, 3 Maret 2008 saat saya seharusnya berkutat dengan bahan-bahan ujian tapi terlanjur pening membaca berita-berita itu… T_T

 

**harap maklum kalau agak awut-awutan ya... ;p


Blog EntryPrihatin Aja......T_TFeb 18, '08 3:14 AM
for everyone

Sudah beberapa hari mau nulis ini, tapi ga jadi terus…Hari ini bulatkan tekad pokoknya harus dituangkan. Habisnya sudah sebel banget dan semoga aja gara-gara tulisan ini akan ada impact yang baik..(haiyahh...serasa udah tenar... ;p)

 

Beberapa waktu lalu seperti biasa aq sedang gonta ganti channel mencari acara yg kira-kira menarik sebelum tidur. Ndilalah aq melihat sedikit bagian dari sebuah Video Klip yg benar-benar membuat aq merinding dan buru-buru ganti channel. Habis itu sempat ga terfikirkan lagi karena memang hanya melihat beberapa detik karena keburu merinding.

 

Sampai beberapa hari kemudian baca postingan Mas Afif (yup seleb MP satu itu ) tentang lagu terbaru Seleb penuh kontroversi dan band terbarunya. Disitulah baru ngeh kalau vidklip yang aq lihat kemarin adalah video klip Ahmad Dhani dan bandnya yg bernama The Rock itu.

 

Akhirnya saat vidklip itu lagi-lagi  ditayangkan, aq memilih untuk melihatnya dan hasilnya....YAKKS...aq merasa video klip itu terlalu vulgar, bahkan aq menangkap kesan pelecehan didalamnya. Bertambah miris lagi karena korban pelecehan disitu adalah anak-anak. Yap, aq melihat kesan pedofilia disitu.

 

Mungkin vidklip itu dimaksudkan untuk menunjukkan kedekatan dia dgn anak-anaknya, tapi ada sebuah scene yang sangat mengganggu bahkan terkesan menjijikkan. Yaitu saat dia berada dalam satu tempat tidur dengan ketiga anaknya yang sedang tidur dengan hanya ditutupi selimut yang tersingkap.

 

Adegan yang sangat menjijikan untuk aq adalah saat dia memeluk dan menciumi anaknya dengan gerakan dan ekspresi yang bagi q tidak seperti seorang ayah terhadap anaknya. (mungkin akan ngeh kalau sudah lihat sendiri)

 

Mungkin untuk sebagian orang hal pendapat q ini berlebihan, tapi hal-hal seperti ini memang sangat sensitif. Masih inget dong dengan kasus pedofilia yang marak mulai dari yg benar-benar terungkap ataupun yang tidak. Bagaimana jadinya kalau orang-orang yang memiliki kecenderungan seperti melihat dan tambah terstimulasi.

 

Dan aq juga merasa prihatin dengan anak-anak itu, jika dalam sebuah vidklip yang notabene dilihat umum saja ada perlakuan seperti itu, bagaimana jika dalam keseharian? Aq tidak mau berprasangka ataupun membuat sebuah tuduhan tanpa dasar, tapi sebuah tindakan pelecehan seperti itu memang seringkali absurd alias masih sering bisa di sangkal dengan berbagai alasan. Terutama dengan kebiasaan kita yang masih menganggap tindakan orang tua terhadap anak adalah urusan internal yang tidak boleh diganggu gugat pihak luar (sebuah hal yang lebih sering salah kaprah).

 

Kalau aq pribadi rasanya ingin meminta agar scene yang satu itu bisa dibuang saja, tapi apa aq punya kuasa untuk itu?

 

 

 

*Jakarta, 18 Februari 2008.

 

 


Blog EntrySabar ya.....>_<Jan 30, '08 3:57 AM
for everyone

Yak….berhitung mulai….1….2….3….tarik napas yang dalam….habis itu hembuskan pelan-pelan….

 

Hihihi, hal itu sudah jadi ritual aq belakangan ini...dalam rangka mengontrol emosi biar ga tambah capek hati dan ujung-ujungnya tidak bisa fokus.

 

Bagaimana ga jadi sering begitu, kalau hampir tiap hari aq menemukan hasil karya seseorang yang menambah PR aq yang sebenarnya sudah beres itu.

 

Mungkin analoginya begini,

 

Beberapa waktu lalu aq merenovasi sebuah rumah yang cukup besar lengkap dengan isi yang bermacam-macam sampai ke printilannya. Dan semua itu juga sudah disusun dan diset sedemikian rupa. Sampai suatu hari aq menyerahkan rumah itu agar didiami oleh orang lain, lengkap dengan memberikan petunjuk dan arahan agar penyetingan itu jangan kacau balau. Arahan ini sangat beralasan, karena aq ingin agar orang tersebut mengurus rumah itu dengan seefisien mungkin dan semua isinya tetap terjaga dengan baik dan tentunya untuk kenyamanan dia juga.

 

Sempat beberapa kali mengingatkan orang itu setiap aq melihat ada ruangan yang berantakan atau isinya yang tidak pada tempatnya. Dan selama beberapa kali juga peringatan aq antara dituruti dan tidak (lebih banyak tidak diindahkan seyy).

 

Akhirnya sampai pada suatu saat dia bilang aq terlalu mengatur cara dia mengurus rumah itu dan ingin diberikan keleluasaan dalam mengurus rumah yang dia tempati. Yo wis, aq biarkan, tapi tetap berpesan "jangan dibuat berantakan ya, nanti kita juga yang capek membenahinya, dan kalau butuh saran aq bilang aja..."

 

Nha, tidak lama berselang orang itu tiba-tiba ga mau dirumah lagi. Dan kembali menyerahkan kunci rumahnya pada q, saat ambil kunci itu sey aq melihat rumah itu sudah cukup dibenahi (setelah aq meminta dia membenahi dulu sebelum pergi). Tapi, karena waktunya sempit memang tidak bisa serapi dulu. Aq maklum, terlebih dia akhirnya bisa memberi tau bagian-bagian mana yang dia tidak sempat membenahi.

 

Sampai akhirnya aq melihat kembali seisi rumah setelah dia pergi. Dan setiap kali aq datang, aq selalu menemukan bahwa hanya terlihat rapi diluar, ternyata isi dan printilan-printilan itu banyak yang sudah campur baur bahkan tidak ada.

 

Jadilah, aq harus kembali kerja bakti membenahi rumah itu dan mengatur ulang isinya serta mencari printilan-printilan yang entah tercecer dimana.

 

Dan setiap aq selesai membenahi satu ruangan, aq tetap harus siap-siap membenahi ruangan berikutnya yang aq masuki.

 

Ampunnn…..

 

*Jakarta, 30 Januari 2008


Apa seeyyy……..??? Please d……suebel banget....penting ya cemburu sampe kaya gitu….????????

 

Sampe ga menghargai orang lain….sampe ga peduli udah mencampuri hidup dan urusan orang lain……dan udah menghina orang lain……….!!!!!!!

 

Ampun d……aneh aja ada orang kaya gitu……PICIK banget……………!!!!!!

 

Maaf ya…..tapi aq bukan tipe orang yang suka mengganggu kebahagiaan orang lain……

 

Dan dia itu JAAUUHH banget dari tipe aq…………please d…….

 

Kalau mau ‘pasangannya’ itu ga kenal sama cewek lain…kenapa ga dirantai sekalian aja……..

 

Beres kan….!!!!!

 

Kalau belum bisa berfikir secara jernih,

ga bisa percaya sama orang lain terlebih lagi sama pasangan sendiri,

ga bisa menyelesaikan masalah apapun dengan logika dan pikiran yg jernih…

lebih baik jangan pernah berkomitmen untuk menjalin suatu hubungan pa lagi menikah…

 

Apalagi kalau ga bisa menghargai orang lain……

 

Dan akhirnya malah ganggu kehidupan orang yang ga ada urusannya sama sekali dgn kehidupan KALIAN.

 

 

 

TOLONG BERHENTI UNTUK MENGGANGGU SAYA........!!!!!!!

 


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help